Senin, 09 Januari 2017

Anggaran Persediaan - Tugas 8





Anggaran Persediaan merupakan anggaran yang merencanakan secara terperinci berapa nilai persediaan pada periode yang akan dating.

Pada perusahaan manufaktur persediaan yang ada terdiri dari 3 jenis, yakni persediaan material, persediaan barang setengah jadi dan persediaan barang jadi.

Anggaran Persediaan Material, anggaran ini yang akan direncanakan adalah berapa nilai persediaan material untuk setiap akhir periode.

Faktor yang mempengaruhi besar kecilnya nilai persediaan material yakni :
1. Jumlah Materaial yang Tersedia
Semakin besar jumlah material yang tersedia atau yang akn disediakan maka nilai persediaan akan semakin besar. Jumlah material yang akan dijadikan sebagai persediaan bias didasarkan pada kebutuhan material untuk satu bula atau dua bulan.

2. Harga Beli Material per Satuan
Bila material yang ada di gudang dibeli dari beberapa supplier dan pada setiap pembelian harganya berbeda, maka akan timbul permasalahan yakni persediaan yang direncanakan akan dinilai dengan harga yang mana?

Ada 3 metode yang dapat dipilih untuk menyelesaikan permasalah tersebut
yakni :

a. FIFO (First in First Out)
Dalam metode ini diasumsikan bahwa material yang pertama dibeli langsung diproses, bila dari pembelian pertama telah diproses semua maka akan mengambil dari pembelian kedua dan seterusnya. Dengan demikian bila ada persediaan akhir, maka persediaan tersebut berasal dari pembelian terakhir atau persediaan tersebut dinilai dengan harga pada pembelian terakhir.

b. LIFO (Last in First Out)
Dalam metode ini diasumsikan bahwa material yang terakhir dibeli langsung diproses, bila dari pembelian terakhir telah diproses semua maka akan mengambil dari pembelian sebelumnya dan seterusnya. Dengan demikian bila ada persediaan akhir maka persediaan tersebut berasal dari pembelian pertama atau persediaan tersebut dinilai dengan harga pada pembelian pertama.

c. Average
Dalam metode ini persediaan material pada akhir periode akan dinilai
dengan harga rata-rata dari pembelian material.




Anggaran Piutang - Tugas 7






Anggaran piutang adalah anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang jumlah piutang perusahaan beserta perubahan-perubahannya dari waktu ke waktu selama periode yang akan datang

Manfaat anggaran piutang bagi perusahaan sebagai berikut:
1.      Merupakan upaya untuk meningkatkan omzet penjualan, sehingga keuntungan juga dapat ditingkatkan
2.      Pada jenis usaha tertentu, kredit jangka panjang dapat menciptakan keuntungan tambahan tertentu bagi perusahaan
3.      Dapat mempererat hubungan dagang antara perusahaan dengan relasinya

Dengan anggaran piutang dapat ditunjukkan hal-hal berikut ini :
1.      Menunjukkan besarnya putang yang terjadi dari waktu ke waktu
2.      Menunjukkan jumlah piutang yang tertagih dari waktu ke waktu
3.      Menunjukkan sisa piutang yang belum tertagih ari waktu ke waktu selama periode yang akan datang

6 faktor yang perlu dipertimbangkan menyusun anggaran piutang :
1.      anggaran penjualan
2.      keadaan persaingan di pasar
3.      posisi perusahaan dalam persaingan
4.      syarat pembayaran yang ditawarkan perusahaan
5.      kebijakan perusahaan dalam penagihan piutang
6.      rencana perusahaan untuk melakukan penjualan secara kredit aktiva-aktiva lain, selain barang hasil produksinya.

Pengaruh penjualan kredit terhadap arus kas yaitu :
1.      jangka waktu kredit itu diberikan
2.      kerajinan dari petugas penagih hutang
3.      mutu dari para debitur yang diperdaya membeli barang dagang kredit
4.      situasi usaha pada umumnya



Anggaran Kas - Tugas 6




A.     Pengertian Anggaran Kas
Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas digunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan.Anggaran merupakan rencana keuangan periodik yang disusun berdasarkan program yang telah disahkan dan merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan moneter untuk jangka waktu tertentu.
Anggaran kas (Cash Budget) ialah anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang jumlah kas beserta perubahan-perubahan dari waktu ke waktu selama periode yang akan datang, baik perubahan yang berupa permintaan kas, maupun perubahan yang berupa pengeluaran kas. Anggaran kas merupakan alat penting dalam proses perencanaan dan pengendalian keuangan perusahaan, karena di dalam nya terdapat estimasi penerimaan dan pengeluaran kas untuk periode tertentu dimasa datang sehingga akan bisa diketahui kapan perusahaan dalam keadaan defisit kas atau surplus kas.

B.     Tujuan Utama Anggaran Kas
1.      Memberikan taksiran posisi kas pada akhir setiap periode sebagai hasil dari operasi yang dijalankan, yaitu dengan membandingkan uang kas mausk dan uang kas keluar. Sehingga saldo kas akhir pada suatu periode akan sama dengan kas awal ditambah penerimaan dan dikurangi dengan pengeluaran kasa dalam suatu periode.
2.      Mengetahui kelebihan atau kekurangan kas pada waktu nya. Defisit bila saldo kas awal ditambah dengan penerimaan kas lebih kecil dari penegeluaran kas dalam satu periode. Sehingga keadaan ini harus diwaspadai oleh perusahaan.
3.      Menentukan kebutuhan pembiayaan atau kelebihan kas menganggur untuk investasi
4.      Menyelaraskan kas dengan modal, pendapatan, beban, investasi dan utang
5.      Sebagai dasar kebijakan pemberian kredit. Besar kecilnya kas yang tersedia akan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membelanjaakan modal kerjanya. Kemampuan membelanjakan modal kerja ini pada akhirnya juga akan menjadi dasar bagi perusahaan untuk menggunakan kebijakan kredit sebagai upaya untuk meningkatkan volume penjualan.

C.      Fungsi Anggaran Kas
1.      Menunjukkan jumlah dan waktu kas perusahaan dimasa yang akan datang
2.      Memberikan dasar untuk melakukan tindakan perbaikan jika jumlah kas dalam anggaran tidak cocok dengan jumlah yang sebenarnya terjadi
3.      Anggaran kas memberikan dasar evaluasi atas kinerja manajer keuangan

D.     Sumber Kas dan Penggunaan kas
Sumber Kas:
1.      Hasil Penjualan produk/jasa secara tunai
2.      Hasil penagihan piutang perusahaan
3.      Pendapatan lain seperti bunga bank, jasa giro, deviden
4.      Adanya pengurangan pada aktiva tetap, seperti penjualan aktiva
5.      Penerimaan diluar penghasilan seperti kredit bank, penjualan obligasi,
6.      Penambahan modal sendiri oleh pemilik

Penggunaan Kas yang utama:
1.      Berbagai pembayaran untuk operasional perusahaan seperti biaya tenaga kerja, biaya penjualan, dan biaya administrasi
2.      Pembayaran pada kreditur, baik berupa bunga maupun angsurannya
3.      Penambahan berbagai aktiva tetap seperti pembelian aktiva tetap
4.      Pembayaran pada pemilik modal, seperti pembayaran deviden atau pengembalian modal
5.      Pembayaran pada pemerintah seperti membayar pajak, cukai, materai, restitusi dan lainnya.

E.      Format Anggaran Kas
Walaupun tidak ada ketentuan baku tentang bagaimana seharusnya anggaran kas disusun, tetapi terdapat suatu format yang dinilai baik dan sistematis tentang penyusunan anggaran kas sekaligus laporan arus kas suatu perusahaan.
Format tersebut membagi arus kas kedalam 3 kelompok, yaitu:
1.      Aktivitas Operasi
Adalah berbagai aktivitas yang berkaitan dengan upaya perusahaan untuk menghasilkan produk perusahaan sekaligus semua upaya yang terkait dengan upaya menjual produk tersebut. Karena di dalam aktivitas ini tercakup beberapa aktivitas utama, yaitu :
§  Penjualan Produk Perusahaan
Adalah semua penerimaan yang berasal dari penjualan tunai semua produk yang menjadi sumber penghasilan perusahaan. Untuk perusahaan jasa adalah jasa yang di jual perusahaan tersebut. Untuk perusahaan dagang adalah barang yang diperjualbelikan perusahaan tersebut. Sedangakan perusahaan manufaktur adalah barang yang di produksi dan di jual perusahaan tersebut. Penjualan produk tersebut akan menghasilkan penerimaan bagi perusahaan.
§  Penerimaan Piutang
Adalah penerimaan yang bersal dari penjualan kredit yang dilakukan perusahaan. Penjualan kredit menghasilkan piutang, pada saat piutang tersebut dibayar akan menyebabkan penerimaan piutang bagi perusahaan.
§  Pendapatan dari sumber luar usaha
Adalah pendapatan diluar penjualan produk perusahaan. Penjualan di luar produk utama perusahaan akan mengakibatkan penerimaan kas bagi perusahaan.
§  Pembelian bahan baku/barang dagangan
Adalah aktivitas pembelian bahan utama dari suatu produk yang dihasilkan perusahaan manufaktur. Sedangkan pembelian barang dagangan adalah barang yang dibeli perusahaan dagang untuk dijual lagi. Pembelian bahan baku atau barang dagangan secara tunai adalah aktivitas pengeluaran
§  Pembayaran biaya tengaga kerja
Adalah semua pembayaran upah orang yang terlibat secara langsung dalam proses produksi. Pembayaran upah tenaga kerja merupakan aktivitas pengeluaran kas bagi perusahaan.
§  Pembayaran biaya-biaya overhead
Adalah pembayaran semua biaya produksi selain biaya tenaga kerja dan biaya bahan baku.
§  Pembayaran biaya-biaya pemasaran
Adalah semua aktivitas distribusi produk perusahaan sejak dari gudang perusahaan sampai ke tangan konsumen. Aktivitas pembayaran biaya pemasaran merupakan aktivitas pengeluaran kas perusahaan.
§  Pembayaran biaya-biaya administrasi dan umum
Adalah semua pembayaran aktivitas operasi kantor dan umum. Pembayaran semua biaya administrasi dan umum merupakan aktivitas pengeluaran kas perusahaan.
2. Aktivitas Investasi
Adalah berbagai aktivitas yang terkait dengan pembelian dan penjualan harta perusahaan yang dapat menjadi sumber pendapatan perusahaan. Seperti pembelian dan penjualan gedung, tanah, kendaraan, pembelian obligasi/saham perusahaan lain.
3. Aktivitas Pembiayaan
Adalah semua aktivitas yang berkaitan dengan upaya untuk mendukung operasi perusahaan dengan menyediakan kebutuhan dana dari berbagai sumbernya beserta konsekuensinya. Misalnya penerbitan surat utang, penerbitn obligasi, penerbitan saham baru, pembayaran dividen, pelunasan utang.





Anggaran Beban Usaha - Tugas 5



Beban usaha ( operating expenses ) adalah beban kegiatan pokok perusahaan yang tidak terjadi di pabrik, selain harga pokok jualan (cost of sales).Beban usaha terdiri dari beban penjualan, beban administrasi dan umum. 
Beban penjualan adalah beban yang terjadi untuk kepentingan penjualan produk utama. Beban penjualan ada yang bersifat tetap, tetapi ada juga yang bersifat variabel. Beban penjualan variabel contohnya beban komisi penjualan, beban penghapusan piutang, dan beban pernik penjualan. Beban penjualan variabel besar kecilnya dipengaruhi oleh kegiatan penjualan. Semakin banyak barang yang dijual semakin besar beban penjualan variabel. Sebaliknya semakin sedikit barang yang dijual semakin kecil beban penjualan variabel. Sedangkan beban penjualan tetap, contohnya: beban depresiasi alat penjualan, beban penghapusan piutang, beban gaji pegawai tetap bagian penjualan dan lain – lain. Beban penjualan semi variabel, seperti : beban promosi penjualan, dan lain – lain.
Beban administrasi dan umum adalah beban yang umumnya terjadi pada bagian personalia, bagian keuangan, dan bagian umum, seperti : beban gaji pemimpin dan staf, beban depresiasi peralatan kantor, beban pernik kantor, beban pemeliharaan kantor, dan beban umum lainnya. Beban administrasi dan umum biasanya bersifat tetap. Biaya administrasi dan masing-masing bagian harus diperinci dan dipisahkan secara jelas. Termasuk dalam beban ini adalah :
a. Gaji pegawai bagian adminstrasi
b. Biaya tulis menulis
c. Penyusutan atau depresi bangunan kantor
d. Penyusutan atau depresi inventaris kantor
e. Biaya telefon 2
f. Biaya listrik
g. Gaji pimpinan perusahaan dan staf, dan lain-lain Biaya operasi ini sifatnya berubah-ubah sejalan dengan kegiatan perusahaan atau biasanya biaya operasi ini tergolong pada biaya variabel.
Ada beberapa bagian yang biasanya dipergunakan dalam kantor administrasi dan umum antara lain :
a. Bagian secretariat
b. Bagian keuangan
c. Bagian perlengkapan
d. Bagian personalia
e. Bagian perhubungan Dalam penyusunan anggaran biaya administrasi ada
Beberapa faktor yang mempengaruhi penyusunan anggaran biaya administrasi antara lain :
a. Anggaran penjualan
b. Anggaran unit yang diproduksikan




Rabu, 21 Desember 2016

ASIA FESTIVAL 3






Hai Hai Hai.......

Asia festival hadir lagi loh..... 🙌🙆
Buat kalian yg suka cosplay
? dan mau lihat cosplay? atau mau ngecosplay? bisa dateng dan wajib dateng. Gak cuman cosplay loh guys.... ada pop singer, ada dance competition juga loh, unique photophoot buat yang suka foto-foto, mr & ms youth, story telling, pameran photography dan design.



Gak cuman itu guys...

Masih ada lagi nih, kalian juga bisa lihat festival baazar tanpa harus pindah lokasi, kalian juga bisa menemukan berbagai macam barang bahkan kuliner.



Location    : Malang City Point (MCP LT.1 & LT.2)
Date           : 13-15 January 2017
Guest star  : yeshua (just duet), sumber kencono


So nunggu apalagi?? Kalian harus dateng, ajak teman-teman kalian biar makin seru!!




More info

CP:
-Karina : 081232521059
-Arni    : 085730390206

instagram@asia_festival_malang

Facebook  : asia.festival.malang
Twitter     : @afestmalang






Senin, 21 November 2016

Penganggaran Perusahaan - Project UTS

PROJECT UTS
“ Penganggaran Perusahaan”





DYAH AYU SAFITRI

15101067



Data Penjualan Es Sirup-Es Sirup Cincau
Januari - Oktober 2016
Bulan/ Tahun
Varian
Harga
X
Y
XY
X₂
X₄
X2Y
2016
Sirup
Sirup Cincau
Januari
97
413
Rp. 1000
-9
510
-4590
81
6561
41310
Februari
131
532
Rp. 1000
-7
663
-4641
49
2401
32487
Maret
250
730
Rp. 1000
-5
980
-4900
25
625
24500
April
187
643
Rp. 1000
-3
830
-2490
9
81
7470
Mei
151
757
Rp. 1000
-1
908
-908
1
1
908
Juni
139
834
Rp. 1000
1
973
973
1
1
973
Juli
201
809
Rp. 1000
3
1010
3030
9
81
9090
Agustus
311
530
Rp. 1000
5
841
4205
25
625
21025
September
93
605
Rp. 1000
7
698
4886
49
2401
34202
Oktober
112
559
Rp. 1000
9
671
6039
81
6561
54351



0
8084
1604
330
19338
226316

Mencari Nilai B
 =  = 4,86 = 4,9

Mencari nilai “a” dan “c”
∑y=n.a+c.∑x2
∑x2.y=∑x2.a+c.∑x4

Mencari nilai “c”
8084=10.a+c.330             ……..(x33)
226316=330.a+c.19338  ……..(x1)
266772=c10890
226316=c19338                    -
40456=c(-8448)
C=  = -4,7888 = 4,79

Mencari nilai “a”
8084=10.a+c.330             ……..(x58,6)
226316=330.a+c.19338  ……..(x1)
473722,4=586a
226316=330a
247406,4=256a
a=  = 966,431 = 967

Ramalan Penjualan
Nov 2016 - April 2017

YNovember    = a + bx + c (x2)
                        = 967 + 4,9 (11) + 4,79 (112)
                                                = 1600,49

YDesember    = a + bx + c (x2)
                        = 967 + 4,9 (13) + 4,79 (132)
                                                = 1794,41

YJanuari         = a + bx + c (x2)
                        = 967 + 4,9 (15) + 4,79 (152)
                                                = 2064,65

YFebruari       = a + bx + c (x2)
                        = 967 + 4,9 (17) + 4,79 (172)
                                                = 2373,21

YMaret           = a + bx + c (x2)
                        = 967 + 4,9 (19) + 4,79 (192)
                                                = 2720,09

YApril            = a + bx + c (x2)
                        = 967 + 4,9 (21) + 4,79 (212)
                                                = 3751,94





DATA PENJUALAN ES SIRUP
Per-Minggu
Bulan
I
II
III
IV
Bulan
Januari
120
142
96
152
510
Februari
193
152
136
182
663
Maret
195
233
328
224
980
April
213
259
221
137
830
Mei
253
312
135
208
908
Juni
177
273
132
391
973
Juli
321
217
253
219
1010
Agustus
267
168
211
195
841
September
216
125
157
200
698
Oktober
215
194
98
164
671
Total
2170
2075
1767
2072
8084
Rata - Rata
217
207,5
176,7
207,2
808,4
%
26,843147
25,667986
21,85799
25,63088
100
26,84
25,68
21,86
25,63

Harga Jual
-          Sirup                : Rp. 1000
-          Sirup Cincau   : Rp. 1000

Distribusi Penjualan Tiap Rasa
-          Sirup                : 60% = 0,6
-          Sirup Cincau   : 40% = 0,4

Penjualan Perbulan
a.       November
Sirup                : 0,6 x 1600 = 960
Sirup Cincau   : 0,4 x 1600 = 640
 1600

b.      Desember
Sirup                : 0,6 x 1794 = 1794
Sirup Cincau   : 0,4 x 1794 =   718
   2512

c.       Januari
Sirup                : 0,6 x 2064 = 1238
Sirup Cincau   : 0,4 x 2064 =   826
   2064

d.      Februari
Sirup                : 0,6 x 2373 = 1424
Sirup Cincau   : 0,4 x 2373 =   949
   2373

e.       Maret
Sirup                : 0,6 x 2720 = 1632
Sirup Cincau   : 0,4 x 2720 = 1088
    2720

f.       April
Sirup                : 0,6 x 3751 = 2251
Sirup Cincau   : 0,4 x 3751 = 1500
   3751


  
RINCIAN PENJUALAN PER-MINGGU
Periode Nov 2016 – April 2017
November
Minggu I
Sirup
:
26,84%
x
960
=
258
x
Rp.
1000
=
Rp257.664

Sirup Cincau
:
26,84%
x
640
=
172
x
Rp.
1000
=
Rp171.776







429




Rp429.440
Minggu II
Sirup
:
25,68%
x
960
=
247
x
Rp.
1000
=
Rp246.528

Sirup Cincau
:
25,68%
x
640
=
164
x
Rp.
1000
=
Rp164.352







411




Rp410.880
Minggu III
Sirup
:
21,86%
x
960
=
210
x
Rp.
1000
=
Rp209.856

Sirup Cincau
:
21,86%
x
640
=
140
x
Rp.
1000
=
Rp139.904







350




Rp349.760
Minggu IV
Sirup
:
25,63%
x
960
=
246
x
Rp.
1000
=
Rp246.048

Sirup Cincau
:
25,63%
x
640
=
164
x
Rp.
1000
=
Rp164.032







410




Rp410.080
Total
Rp1.600.160

Desember
Minggu I
Sirup
:
26,84%
x
1794
=
482
x
Rp.
1000
=
Rp481.510

Sirup Cincau
:
26,84%
x
718
=
193
x
Rp.
1000
=
Rp192.711







675




Rp674.221
Minggu II
Sirup
:
25,68%
x
1794
=
461
x
Rp.
1000
=
Rp460.699

Sirup Cincau
:
25,68%
x
718
=
184
x
Rp.
1000
=
Rp184.382







645




Rp645.081
Minggu III
Sirup
:
21,86%
x
1794
=
392
x
Rp.
1000
=
Rp392.168

Sirup Cincau
:
21,86%
x
718
=
157
x
Rp.
1000
=
Rp156.955







549




Rp549.123
Minggu IV
Sirup
:
25,63%
x
1794
=
460
x
Rp.
1000
=
Rp459.802

Sirup Cincau
:
25,63%
x
718
=
184
x
Rp.
1000
=
Rp184.023







644




Rp643.825
Total
Rp2.512.250



Januari
Minggu I
Sirup
:
26,84%
x
1238
=
332
x
Rp.
1000
=
Rp332.279

Sirup Cincau
:
26,84%
x
826
=
222
x
Rp.
1000
=
Rp221.698







554




Rp553.977
Minggu II
Sirup
:
25,68%
x
1238
=
318
x
Rp.
1000
=
Rp317.918

Sirup Cincau
:
25,68%
x
826
=
212
x
Rp.
1000
=
Rp212.117







530




Rp530.095
Minggu III
Sirup
:
21,86%
x
1238
=
271
x
Rp.
1000
=
Rp270.627

Sirup Cincau
:
21,86%
x
826
=
181
x
Rp.
1000
=
Rp180.564







452




Rp451.191
Minggu IV
Sirup
:
25,63%
x
1238
=
317
x
Rp.
1000
=
Rp317.299

Sirup Cincau
:
25,63%
x
826
=
212
x
Rp.
1000
=
Rp211.704







529




Rp529.003
Total
Rp2.064.266

Februari
Minggu I
Sirup
:
26,84%
x
1424
=
382
x
Rp.
1000
=
Rp382.202

Sirup Cincau
:
26,84%
x
949
=
255
x
Rp.
1000
=
Rp254.712







637




Rp636.914
Minggu II
Sirup
:
25,68%
x
1424
=
366
x
Rp.
1000
=
Rp365.683

Sirup Cincau
:
25,68%
x
949
=
244
x
Rp.
1000
=
Rp243.703







610




Rp609.386
Minggu III
Sirup
:
21,86%
x
1424
=
311
x
Rp.
1000
=
Rp311.286

Sirup Cincau
:
21,86%
x
949
=
207
x
Rp.
1000
=
Rp207.451







518




Rp518.737
Minggu IV
Sirup
:
25,63%
x
1424
=
365
x
Rp.
1000
=
Rp364.971

Sirup Cincau
:
25,63%
x
949
=
243
x
Rp.
1000
=
Rp243.229







608




Rp608.200
Total
Rp2.373.237








Maret
Minggu I
Sirup
:
26,84%
x
1632
=
438
x
Rp.
1000
=
Rp438.029

Sirup Cincau
:
26,84%
x
1088
=
292
x
Rp.
1000
=
Rp292.019







730




Rp730.048
Minggu II
Sirup
:
25,68%
x
1632
=
419
x
Rp.
1000
=
Rp419.098

Sirup Cincau
:
25,68%
x
1088
=
279
x
Rp.
1000
=
Rp279.398







698




Rp698.496
Minggu III
Sirup
:
21,86%
x
1632
=
357
x
Rp.
1000
=
Rp356.755

Sirup Cincau
:
21,86%
x
1088
=
238
x
Rp.
1000
=
Rp237.837







595




Rp594.592
Minggu IV
Sirup
:
25,63%
x
1632
=
418
x
Rp.
1000
=
Rp418.282

Sirup Cincau
:
25,63%
x
1088
=
279
x
Rp.
1000
=
Rp278.854







697




Rp697.136
Total
Rp2.720.272

April
Minggu I
Sirup
:
26,84%
x
2251
=
604
x
Rp.
1000
=
Rp604.168

Sirup Cincau
:
26,84%
x
1500
=
403
x
Rp.
1000
=
Rp402.600







1007




Rp1.006.768
Minggu II
Sirup
:
25,68%
x
2251
=
578
x
Rp.
1000
=
Rp578.057

Sirup Cincau
:
25,68%
x
1500
=
385
x
Rp.
1000
=
Rp385.200







963




Rp963.257
Minggu III
Sirup
:
21,86%
x
2251
=
492
x
Rp.
1000
=
Rp492.069

Sirup Cincau
:
21,86%
x
1500
=
328
x
Rp.
1000
=
Rp327.900







820




Rp819.969
Minggu IV
Sirup
:
25,63%
x
2251
=
577
x
Rp.
1000
=
Rp576.931

Sirup Cincau
:
25,63%
x
1500
=
384
x
Rp.
1000
=
Rp384.450







961




Rp961.381
Total
Rp3.751.375


DATA ANGGARAN PENJUALAN ES SIRUP (BULAN NOVEMBER 2016 - APRIL 2017)
Rasa
November
Bulan
I
II
III
IV
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Sirup
258
Rp257.664
247
Rp246.528
210
Rp209.856
246
Rp246.048
961
Rp960.096
Sirup Cincau
172
Rp171.776
164
Rp164.352
140
Rp139.904
164
Rp164.032
640
Rp640.064
Jumlah
430
Rp429.440
411
Rp410.880
350
Rp349.760
410
Rp410.080
1601
Rp1.600.160
Rasa
Desember
Bulan
I
II
III
IV
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Sirup
482
Rp481.510
461
Rp460.699
392
Rp392.168
460
Rp459.802
1795
Rp1.794.179
Sirup Cincau
193
Rp192.711
184
Rp184.382
157
Rp156.955
184
Rp184.023
718
Rp718.071
Jumlah
675
Rp674.221
645
Rp645.081
549
Rp549.123
644
Rp643.825
2513
Rp2.512.250
Rasa
Januari
Bulan
I
II
III
IV
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Sirup
332
Rp332.279
318
Rp317.918
271
Rp270.627
317
Rp317.299
1238
Rp1.238.123
Sirup Cincau
222
Rp221.698
212
Rp212.177
181
Rp180.564
212
Rp211.704
827
Rp826.143
Jumlah
554
Rp553.977
530
Rp530.095
452
Rp451.191
529
Rp529.003
2065
Rp2.064.266
Rasa
Februari
Bulan
I
II
III
IV
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Sirup
382
Rp382.202
366
Rp365.683
311
Rp311.286
365
Rp364.971
1424
Rp1.424.142
Sirup Cincau
255
Rp254.712
244
Rp243.703
207
Rp207.451
243
Rp243.229
949
Rp949.095
Jumlah
637
Rp636.914
610
Rp609.386
518
Rp518.737
608
Rp608.200
2373
Rp2.373.237
Rasa
Maret
Bulan
I
II
III
IV
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Sirup
438
Rp438.029
419
Rp419.098
357
Rp356.755
418
Rp418.282
1632
Rp1.632.164
Sirup Cincau
292
Rp292.019
279
Rp279.398
238
Rp237.837
279
Rp278.854
1088
Rp1.088.108
Jumlah
730
Rp730.048
698
Rp698.496
595
Rp594.592
697
Rp697.136
2720
Rp2.720.272
Rasa
April
Bulan
I
II
III
IV
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Bungkus
Rp
Sirup
604
Rp604.168
578
Rp578.057
492
Rp492.069
577
Rp576.931
2251
Rp2.251.225
Sirup Cincau
403
Rp402.600
385
Rp385.200
328
Rp327.900
384
Rp384.450
1500
Rp1.500.150
Jumlah
1007
Rp1.006.768
963
Rp963.257
820
Rp819.969
961
Rp961.381
3751
Rp3.751.375




Stabilitas Persediaan


Anggaran Produk Es Sirup - Es Sirup Cincau


November 2016


Keterangan
Minggu
Sebulan


I
II
III
IV


Penjualan
430
411
350
410
1601


Persediaan Produk Jadi Akhir
25
25
25
25
25


Produk Siap Jual
455
436
375
435
1626


Persediaan Produk jadi Akhir
25
25
25
25
25


Produk Jadi
430
411
350
410
1601