Jumat, 04 November 2016

Website, Blog SEO (BP 3)

Marketing di bagi menjadi 2 yaitu : 
-Marketing Offline 
pemasaran yang di lakukan menggunakan sarana fisik di dunia nyata seperti : Papan reklame, baliho/langsung berhadapan dengan konsumen Offline marketing identik dengan menawarkan melalui berbagai media baik cetak, audio maupun TV 

-Marketik Online
pemasaran suatu produk/jasa melalui media internet. Media Online identik dengan menawarkan melalui web/sosial media. 

Marketing efektif menggunakan internet karena: 
a.Biaya lebih murah 
b.Jangkauan lebih luas 
c.Buka 24 jam 
d.Setengah dari penduduk Indonesia menggunakan internet 

5 hal penting dalam marketing Online adalah: 
a.Orang tahu bahwa anda siapa (Awereness) 
b.Orang tahu anda menjual apa (Assosiation) 
c.Orang percaya pada anda karena and memiliki nilai positif (Perceived Quality) 
d.Orang puas dengan anda (Satisfaction) 
e.Orang berinteraksi dengan anda serta merekomendasikan anda ke orang lain (Loyality) 


SEO (Search Engine Optimization) adalah mesin pencarian yang terus melakukan update algoritmanya, tujuan utamanya yaitu untuk memberikan hasil pencarian yang relevan dan akurat kepada user. Standart Algoritma yang di inginkan mesin pencarin adalah : 
a.Konten yang unik dan Fresh 
b.Struktur web yang baik 
c.Backlink yang Relevan & Hight Authority 

Cara dalam menyusun isi dari halaman website antara lain : 
a.Template/Theme Website 
b.Judul Website 
c.Meta Deskripsi 
d.Heading Artikel 
e.Keyword/Tag 
f.Konten 
g.Struktur URL 
h.Page Speed 
i.Outbound Link


Cara SEO Website Menggunakan Blog

1. Tentukan tema atau topik blog – sebelum blog kita buat, tentukanlah topik utama yang akan kita usung, karena nantinya akan menjadi judul blog yang kemudian dijabarkan menjadi deskripsi blog. Tentunya topik ini juga relevan dengan website kita secara keseluruhan.
2. Riset kata kunci / keyword (KW) – lakukanlah ini dahulu ketika hendak menulis blog, kemudian ada baiknya jangan terlalu ingin mengejar keyword yang potensi trafiknya besar. Mulailah dari yang potensinya kecil, yang penting kita harus memahami prinsip kerjanya. Kalau sudah bisa muncul di hasil pencarian dengan keyword yang ringan, barulah kita tingkatkan dengan menggunakan keyword yang persaingannya berat. Prinsipnya, yang penting bisa muncul di hasil pencarian dulu, pakai keyword yang ringan tidak masalah.
3. Posting yang relevan – dan buatlah konten yang berkualitas. Bikin konten yang unik dan bermanfaat, tapi jangan keluar dari topik utama blog. Lalu buat link antar halaman, jadi antar halaman saling mempromosikan. Kalau banyak halaman yang dibaca pengunjung maka blog dianggap berkualitas.
4. Persiapkan SEO ONPAGE – contohnya seperti mengoptimalkan penggunaan kata kunci di bagian Meta Title, Meta Deskripsi, dst, sesuai hasil analisa keyword.
5. Indexing – sambil menunggu postingan Anda masuk di Google, Anda bisa share ke social media supaya postingan tersebut lebih cepat terindex oleh Google.
6. Lakukan SEO OFFPAGE – contohnya bisa menggunakan pola backlink commenting, backlink wheel / piramida, submit ke social bookmark, dst.


Senin, 31 Oktober 2016

Data Penjualan Es Sirup - Es Sirup Cincau (Project UAS)









Anggaran Produksi - Tugas 3

Hasil gambar




Anggaran produksi adalah suatu perencanaan secara terperinci mengenai jumlah unit produk yang akan diproduksi selama periode yang akan datang, yang di dalamnya mencakup rencana mengenai jenis (kualitas), jumlah (kuantitas), waktu (kapan) produksi akan dilakukan. 

Anggaran produksi berarti anggaran kegiatan, karena produksi adalah proses kegiatan membuat produk. Produksi tidak perlu dianggarkan, tetapi dijadwalkan.
           
            Anggaran produksi disusun dengan memperhatikan semua kegiatan produksi yang yang diperlukan untuk menunjang anggaran penjualan yang telah disusun. Rencana produksi meliput penentuan produk yang harus diproduksi untuk memenuhi penjualan yang direncanakan dan memepertahankan tingkat persediaan barang jadi yang diinginkan. 

            Anggaran produksi adalah perencanaan dan pengorganisasian sebelumnya mengenai orang-orang, bahan-bahan, mesin-mesin, dan peralatan lain serta modal yang diperlukan untuk memproduksi barang pada suatu priode tertentu dimasa depan sesuai dengan apa yang dibutuhkan atau diramalkan.


 tujuan dari anggaran produksi adalah sebagai berikut :
·   Untuk mencapai tingkat keuntungan tertentu, misalnya berapa hasil yang diproduksi supaya dapat dicapai tingkat keuntungan dengan persentase tertentu dari keuntungan setahun terhadap penjualan yang diinginkan.
·        Untuk menguasai pasar tertentu, sehingga hasil perusahaan ini tetap mempunyai market share tertentu.
·        Untuk mengusahakan supaya perusahaan pabrik ini bekerja pada tingkat efisien tertentu.
·     Untuk mengusahakan dan mempertahankan supaya pekerjaan dan kesempatan kerja yang sudah ada dapat sernakin berkembang.





Senin, 24 Oktober 2016

Anggaran Perusahaan - Tugas 2

Anggaran Penjualan yaitu : 
rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka (budget) dari produk yang akan dijual perusahaan pada
periode tertentu, meliputi rencana tentang jenis (kualitas) barang yang akan di jual, jumlah (kuantitas),
harga barang, waktu penjualan serta tempat atau daerah penjualannya.

Manfaat Anggaran Penjualan yaitu:
- Untuk mengurangi ketidakpastian tentang pendapatan dimasa datang.
- Untuk memasukkan kebijakan dan keputusan manajemen ke dalam proses perencanaan (contoh
  dalam rencana pemasaran).
- Untuk memberikan informasi penting berisi pembentukan elemen lain dari rencana laba yang
  menyeluruh.
- Untuk memudahkan pengendalian manajemen atas kegiatan penjualan yang dilakukan.

Tujuan Anggaran Penjualan adalah :
- Untuk merencanakan setepat mungkin tingkat penjualan pada periode yang akan datang dengan
  memperhatikan data yang merupakan pencerminan kejadian yang dialami perusahaan di masa lalu,
  khususnya di bidang penjualan.

Kegunaan Anggaran Penjualan adalah :
- Sebagai pedoman kerja, alat koordinasi dan pengawasan kerja serta sebagai dasar bagi penyusunan
  budget-budget lainnya.






Jumat, 21 Oktober 2016

Facebook & Youtube Marketing (BP3) - Tugas 2


(Pembicara: Dedy Fajar)

 


salah satu yang dicontohkan tadi adalah FB yaitu :
1.      Tentang gaya hidup semua orang kini banyak yang memakai FB salah satu akun sosmed untuk menjual produk bisnisnya (online)
2.      Mempunyai komunitas besar , terutama dibidang yang ditekuninya
3.      Interaktif , mengetahui dengan cepat selera pasar konsumen terupdate
4.      Fb tidak memungut biaya yang artinya kita berinteraksi hanya diam ditempat dengan menggunakan handpone atau media lainnya untuk berinteraksi dengan bisnis kita.
 
·         4  langkah jitu untuk memajukan bisnis kita yaitu :
1.      Riset               : Kenali dimana letak dan kebutuhan konsumen
2.      Buat Identitas  : Buatlah identitas bisnis anda
3.      Display            : Usahana real, jgan ada editan
4.      Optimis           : Jangan Malu
 
·         5 cara menjadi pengusaha sukses yaitu
1.      Percaya diri
2.      Kreativitas
3.      Berani mengambil keputusan/resiko
4.      Modal
5.      Riset pasar
 
·         Tips mengupload vidio ke you tube
1.      Vidio bisa berupa foto yg di slide show atau dibuat semenarik mungkin
2.      Judul menarik dan sesuai dengan isi vidio
3.      Terakan data pribadi dan no telp atau akun media sosial lainnya yang bisa dihubungi
4.      Berikan tips cara menggunakan atau cara membuat sesuai dengan tema pada vidio
 
·         SESI PERTANYAAN
1.      Bagaimana cara vidio bisa banyak ditonton oleh penikmat youtube??
Jawab : caranya buatlah vidio semenarik mungkin agar para penontonnya menikamati dan menyukai vidio tersebut  maka dengan hal itu penoonton tersebut akan mengshare lebih banyak di you tube dari vidio pertama.
2.      Apakah bisnis yang dijalankan oleh pembicara membayar pajak?
                  Jawab: iya karna sebagai warga negara yang baik kita harus membayar pajak dengan 
                  syrat diatas rata-rata.





Minggu, 09 Oktober 2016

DIGITAL MARKETING (BP3) - Tugas 1







Tahapan Belajar :
·         Tidak sadar kalau belum bisa
·         Sadar kalau belum bisa
·         Bisa tapi masih berfikir
·         Tidak berfikir tapi bisa

Produk Research :
·         Mencari produk
·         Bisa repeat order / tidak
·         Produk bisa habis / kadaluwarsa

Research dirisendiri:
·         Lihat trend (social media, google trend)
·         Free / bayar

Customer Research (Pangsa Pasar):
·         Usia
·         Jenis kelamin (P/L)
·         Pendapatan pertahun dan jabatan
·         Pendidikan

Customer Traffic:
·         Cold     : Blog Post, Social Media Update, Content Videos
·         Warm  : Free , Lead Magnet, Trial
·         Hot      : Paid Workshop, Produk



Tahapan dalam mengajak customer era-Digital Marketing:
-          Lead Magnet : 1. Menarik
2. Spesifik Customer
3. Free Download / Trial
4. Diskon / Free Ongkir
5. Kuis / Survey
-          Tripware       : 1. Merubah customer subscribe menjadi pembeli
2. Filter Lead Magnet
-          Core offer
-          Profit 





RAMALAN PENJUALAN - Tugas 1



Peramalan penjualan (sales forecasting) adalah suatu teknik yang digunakan untuk menentukan berapa banyak jumlah permintaan pelangganan (konsumen) terhadap suatu produk pada waktu tertentu. Peramalan penjualan juga dapat digunakan untuk menentukan berapa budget yang akan dibutuhkan untuk memproduksi suatu barang/produk yang sesuai dengan jumlah permintaan pelanggan.

Hasil dari suatu peramalan penjualan lebih berupa pernyataan atau penilaian terhadap kondisi masa depan penjualan sebagai proyeksi teknis dari permintaan konsumen potensial untuk jangka waktu tertentu, hasil perkiraan yang diperoleh mungkin saja tidak sama dengan rencana atau hasil dari peramalan.

      Peramalan penjualan akan berubah fungsinya menjadi Sales Plan jika manajemen sudah memasukkan unsur pertimbangan subyektif, rencana, strategi, dan lain-lain.

      Ada 2 pendekatan yang dapat di pakai dalam peramalan yakni analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif menggunakan model matematis dengan data historis dan kausal. Sedangkan analisis kualitatif menggunakan pendekatan yang bersifat subjectif.



      Kelemahan Metode Statistik atau Matematik dalam peramalan penjualan  :

      Secara Kuantitatif :  kelemahan terletak pada ketidakmampuannya mengkuantifisir data tertentu seperti perkembangan produk, struktur masyarakat, perilaku selera konsumen, dan lain-lain.

Secara Kualitatif :  karena peramalan hanya disasarkan atas pertimbangan saja, maka kelemahan terletak pada sifatnya yang terlalu subyektif.